Sabtu, 13 Juli 2013

Perjalanan yang Menyenangkan

Verba volant, scripta manent... Spoken words fly away, but what is written will remain...



“perjalanan itu sesuatu yang menyenangkan, yang terjadi harus terjadi, harus diambil pelajarannya, sejenak berproses di fkm unhas adalah sebuah perjalanan yg berhasil saya atau kita lewati. Praktikum & deadline laporan menciptakan kekuatan yang sangat besar yang menjadi semangat buat kita begadang untuk beberapa malam, seakan-akan kepala mau pecah. Walaupun begitu menguras energy selama beberapa hari, bersyukur karna semua bisa berjalan dengan baik. Berharap semoga apa yang saya atau yang kita dapatkan bisa menjadi ilmu buat yang lain. Saya cuman mau bilang jangan berhenti untuk bermimpi, jangan berhenti untuk berharap, jangan berhenti untuk berusaha, selama nafas masih ada, kerjakan apa yang bisa kita kerjakan”

Trimakasih..
K’ Achriani Asra S.gz, yang telah memberikan ilmu tambahan dalam penulisan laporan, asisten yg senantiasa memberi sy dan tman-tman kepercayaan, yang membuat kita tetap bersemangat dalam menikmati proses demi proses.

Sarah, pemikirannya yg sangat-sangat membantu...
 
k' ian, slaah satu staff yang pas untuk sharing hal-hal kecil.  “Yang kita perlukan cuma tenang, dan pemikiran” - The Doctor

Kk’ asisten praktikum gizi, yang telah menjadi pengalaman pertama yg baik saat praktikum di Lab Terpadu FKM Unhas .

Sahabat herediter FKM UMI 2010, teman setia yg menemani sy dalam menikmati proses di bangku perkuliahan.

mereka yang sering menemani saya dalam berpikir, yang kritis dan tak jarang “galak” terhadap saya.

Terimakasih Banyak..











Sabtu, 27 April 2013

Berjalan Memutar Waktu


Tulisan ini tak terarah, menuliskannya dibawah langit malam, langit dipenghujung april... langit yang belakangan ini selalu diselimuti awan... Awan hitam, yang selalu menghadirkan kenangan.

Trimakasih untuk kebebasan yang saya rasakan sekarang, terlalu banyak kekecewaan yang saya keluarkan dalam keadaan busk ini. Terlalu banyak yg saya sia-siakan, Waktu, pikiran, prasaan, juga kewajiban yang berlahan memudar karna ketidakstabilan jiwa menghadapi apa yang seharusnya bisa aku selesaikan sendiri

maafkan saya karna saya tidaksempurna
Sekarang semuanya kembali dengan keadaan sperti seharusnya Tak ada lagi dendam, tak ada lagi perasaan yang mengharukan hati. Tak ada lagi gejolak rindu yg berlebihan karna tak tersampaikan.


Kamis, 25 April 2013

MENEMBUS BATAS (ENVIHSA)

Dalam perjalanan menuju kematangan pemikiran, saya mencoba berproses bersama mereka, bersama Environmental Health FORKOM KL FKM UMI.............
langkah awal menembus batas...........

KEBERSAMAAN ENVIHSA 2013

BERNAFAS TANPA BATAS

Kamis, 14 Maret 2013

Hidup seperti Sudah MATI

Berjalan menetukan arah, akankah ada yang meberikan terang, sehingga aku bisa melangkah dalam gelap.
Meberikan warna yang menyejukkan,  singgasana yang bisa menghangatkan untuk aku beristrahat , memberikan sandaran dalam lelahku….
Kehidupan ini memang begitu konyol untuk dijalani, seperti cerita dongeng yang gak ada habisnya, gak slalu happy ending, banyak cerita yang aku jalani bersama mereka, semua berakhir dengan rasa yang begitu haru, menyenangkan pastinya kalau saya kembali mengingat kejadian kejadian bodoh itu, rasanya saya terlalu berlebihan menanggapi setiap peristiwa demi peristiwa yang saya jalani.
Sekarang saya merasa diri saya ini berada di titik ternyaman, saat tak ada sandaran yang bisa aku tempati meluapkan lelah yang teak berkesudahan. Saat tak ada tawa yang bisa aku dengar dari seseorang. Hidup sperti sudah mati.

Jumat, 08 Maret 2013

maafkan saya karna saya tidak sempurna

haloo sahabat. hari ini saya mulai menulis lagi, kedamaian mulai merasuki pikiran. ada sepercik ketenangan dan keteduhan jiwa, ntah datangnya dari mana, tapi itu sudah cukup membuatku nyaman.
tiga bulan sudah saya terlarut dalam pusaran kenangan maslalau, sulit melupakan dia yang sempat mengisi relung hati ini, walau singkat tapi sangat meninggalkan bekas yang cukup lama, bahkan untuk bernafaspun sedikit sulit.

baru sempat posting lagi, 1 bulan terakhir benar-benar disibukkan dengan kegiatan kampus, 2 minggu kemarin angkatan saya baru saja menyelesaikan tugas praktek lapangan yang diadakan pihak fakultas di kota pangkep, praktek ini untuk ketigakalinya yang kami laksanakan disana, jadi otomatis kita sudah benar-benar sudah bisa beradaptasi di lingkungan sana. banyak hal yang menyenangkan, banyak kesan yang tercipta yang akan menjadi kenangan yang tak terlupakan.

di tempat kita melaksanakan PBL kita tidak sendiri, ada angakatan 2011 yang juga sedang emlaksanakan PBL 1, kalau bisa dibilang kota pangkep saaat itu utnuk 6 kecamatan, semuanya bernuansa hijau, yaa warna kebanggaan almamater kita sebagai kampus pergerakan, kampus pejuangan, kampus islam yang terbaik di indonesia timur.

saya masih mengingat hari pertama dilokasi PBL 3, waktu itu saya tidak langsung ke posko tempat saya harus menginap bersama team saya, karna jiwa saya yang penuh jiwa petualang, saya langsung berkunjung ke salah satu posko teman saya yang jaraknya mungkin 5 km dari posko team saya.

hari-hari berikutnya semua teman-teman melewatinya dengan santai, karna mereka sendiri bingung dengan program kerja mereka. tapi alhamdulillah karna kekompakkan team saya selama pbl 3, semua program berjalan sesuai rencana, semua program selesai dalam waktu seminggu.

1 minggu terakhir adalah titik jenuh yang harus saya pecahkan saat itu, kondisi cuaca yang agak kurang bershaabat membuat kita susah untuk berkegiatan, yang jadi trending topic di pm bbm teman-teman semua cuman "bangunn.. tidur...bangun lagi... makan... nonton.. tidur lagi..". aneh memang kalau mengingat kondisi saat itu. beruntung saya punya banyak teman, saya menghabiskan 1 minggu terakhir untuk berpetualang dari posko ke posko, petualangan itupula yang mengeluarkan budget yang lumayan besar, jaraka yang terlalu jauh adalah salah satu alasannya. satu minggu terakhir pula saya tidak pernah merasakan tidur di dekat koper sendiri, saya benar-benar menghabiskan malam di posko beberapa sahabat.

dalam petualangan saya di minggu terakhir di PBL 3, saya mencoba mengkaji hidup saya, kesalahan-kesalahan saya bersama sahabat-sahabat saya. mencoba merenung tentang hidup. berfikir tetang Tuhan. anugrah yang tlah aku genggam. memahami kisah kisah masalalu, bertanya kepada awan yang mencair menjadi setetes rintik hujan yang diiringi tetes airmata. 

dan dari kisah kisah perenungan saya memahami kesalahan saya, dan saya hanya bisa berkata didalam hati saya, maafkan. maafkan saya karna saya tidak sempurna